IKADI

Menebar Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Sunday
Apr 20th
Home

Majelis Ulama Indonesia Terbitkan Buku Kumpulan Fatwa

JAKARTA--Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluncurkan buku Himpunan Fatwa MUI, di Jakarta, Senin (19/9) malam. Buku yang berisi kumpulan fatwa-fatwa MUI sejak tahun 1975 tersebut diharapkan dapat memperluas akses dan pemahaman masyarakat terhadap fatwa-fatwa MUI.


Buku setebal 948 halaman berisi kompilasi dari tiga sumber fatwa yang merupakan produk masing- masing lembaga yang ada di dalam MUI. "Masing- masing fatwa hasil sidang Komisi Fatwa Musyawarah Nasional MUI dan fatwa yang ditetapkan dalam ijtima' Komisi Fatwa se-tanah air," kata Tim Penyusun Buku, Asrorun Ni'am Sholeh.


Menurut Asrorun, hasil- hasil fatwa MUI dikelompokkan secara tematik dalam empat tema bahasan, yaitu akidah dan aliran keagamaan, ibadah, sosial budaya, serta pangan, obat-obatan, dan kosmetik (POM).
"Adapun hasil- hasil fatwa Ijtima Ulama disajikan secara utuh dalam bagian tersendiri," ujar Asrorun.

Asrorun menambahkan, buku kumpulan fatwa memiliki posisi penting sebagai penyambung lidah para ulama dengan masyarakat dan pemimpin masyarakat (zu'ama/umara) serta cendekiawan muslim. Buku bisa menjadi rujukan dalam mengkaji dan memutuskan masalah keagamaan maupun kemasyarakatan.


Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DPP MUI) mengharapkan kehadiran buku 'Kumpulan Fatwa MUI Sejak Tahun 1975' bisa menjadi pedoman bagi masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi kompleksnya persoalan-persoalan keagamaan, kehidupan sosial dan berbangsa dan bernegara.

"Buku kumpulan fatwa MUI ini diharapkan mampu menjadi oase di tengah padang pasir yang sangat ditunggu pemerintah maupun masyarakat sebagai pedoman kemaslahatan," ungkap Ketua Umum DPP MUI, Dr KH MA Sahal Mahfudz.

Sejak berdiri tahun 1975, lanjutnya, MUI telah menetapkan ratusan fatwa. Baik yang terkait dengan masalah ibadah, sosial kemasyarakatan, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) hingga terkait pangan atau obat obatan yang halal.

Namun harus diakui, tidak semua fatwa ini sampai ke masyarakat luas. Masih ada sebagian masyarakat yang salah paham terhadap fatwa MUI akibat ketidaktahuannya terhadap inti masalah yang difatwakan.

MUI --yang salah satu tugas bimbingan keagamaannya melalui fatwa-- tetap istiqomah dalam menyampaikan kebenaran kepada siapapun, termasuk kepada pemerintah. Ini dengan semangat saling mengingatkan terhadap kebenaran (at-tawashi bil-haq) sesuai jatidiri keulamaan.

"Karena itu, buku kumpulan fatwa ini akan mampu menjembatani kepentingan ulama, pemerintah dan masyarakat. Sehingga, kebenaran yang disampaikan melalui fatwa ini dapat diterima dan tidak menimbulkan kontroversi atau masalah baru," jelas Sahal.


Sumber: MUI, Republika

 

REKENING DONASI


BSM Cabang Warung Buncit
No.Rek : 7000347447   
a/n Ikatan Da'i Indonesia


BRI Cabang Pasar Minggu
No.Rek: 0339.01.000930.30.7  
a/n Ikatan Da'i Indonesia

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday637
mod_vvisit_counterYesterday1630
mod_vvisit_counterThis week637
mod_vvisit_counterLast week10248
mod_vvisit_counterThis month27379
mod_vvisit_counterLast month54088
mod_vvisit_counterAll days1416945