Error
  • Can't create file /home/sloki/user/h05546/sites/ikadi.or.id/www/images/thumbnails/images/stories/berita/nusantara/masjid_agung_madani_rokan_hulu2-605x340.jpg. Change the permissions for folder /home/sloki/user/h05546/sites/ikadi.or.id/www/images/thumbnails/images/stories/berita/nusantara to 777.
Home Berita Nusantara

Nusantara

 

Kementerian Agama Gelar Anugerah Masjid Percontohan 2016

Kementerian Agama Gelar Anugerah Masjid Percontohan 2016

JAKARTA -  Kementerian Agama menggelar penganugerahan Masjid Percontohan 2016. Pengumuman dibacakan Ketua Umum Ikatan Da'i Indonesia (Ikadi), Ahmad Satori Ismail, disaksikan langsung Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

Berikut daftar Masjid Agung Percontohan tingkat nasonal di kabupaten pada tahun 2015:

Paripurna

1. Masjid Agung Madani, Rokan Hulu, Riau
2. Masjid Agung Baiturrahman, Banyuwangi, Jawa Timur
3. Masjid Agung Dr. Wahidin Sudirohusodo, Sleman, Yogyakarta

Idarah

1. Masjid Sindenreng, Sulawesi Selatan
2. Masjid Nurul Falah, SUmatera Barat
3. Masjid Baitul Hikmah, Kalimantan Timur

Imarah

1. Masjid Baitussalam, Jakarta
2. Masjid Al Mukarom, Kalimantan Tengah
3. Masjid Nurul Huda, Bali

Riayah

1. Masjid Sibolga, SUmatra Utara
2. Masjid Agung Brebes, Jawa Tengah
3. Masjid An Nur, SUlawesi Tenggara

Berikut daftar Masjid Besar Percontohan tingkat nasional di kecamatan pada tahun 2016:

Paripurna

1. Masjid Sabilillah, Malang, Jawa Timur
2. Masjid Al Hidayah, Bedugul, Bali
3. Masjid Jami Banjarmasin, Banjarmasin Utara, Kalimantan Selatan

Idarah

1. Masjid Jogokariyan, Yogyakarta
2. Masjid Nurul Amin, Sulawesi Selatan
3. Masjid Baiturrahman, Sumatra Barat

Imarah

1. Masjid An Nur'ain, Sulawesi Tenggara
2. Masjid Syiarul Islam, Jawa Barat
3. Masjid Nurul Islam, Jakarta

Riayah

1. Masjid Bujang Salim, Aceh
2. Masjid Asmaul Husna, Banten
3. Masjid Baitul Makmur, Riau

Setelah dibacakan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, memberikan langsung trofi penghargaan kepada enam Masjid Paripurna yang terpilih. Dalam sambutannya, ia berpesan agar masjid-masjid percontohan yang telah terpilih membuat pilot project dari program-program yang ada, dengan harapan pengalaman yang dimiliki bisa ditularkan ke masjid-masjid lain.

"Semoga penghargaan ini bisa memberi dampak manfaat yang luas, sehingga lebih banyak dirasakan masyarakat sekitar," kata Lukman, Selasa (13/12).

 

Sumber: Republika

 

Pemerintah Siapkan Perpres Pembangunan Universitas Islam Internasional

Pemerintah Siapkan Perpres Pembangunan Universitas Islam Internasional

JAKARTA - Pemerintah sedang mempersiapkan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai landasan pembangunan Universitas Islam Internasional di Indonesia. Menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, pendirian Universitas Islam Internasional di Indonesia diharapkan dapat membantu mendalami studi keIslaman dan memperkenalkan peradaban Islam di Indonesia.

"Intinya adalah kita ingin mempersiapkan lahirnya Perpres terkait dengan pendirian Universitas Islam Internasional of Indonesia," kata Lukman usai melakukan koordinasi di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (8/6).

Lukman menyampaikan, rapat pembahasan persiapan finalisasi rancangan peraturan presiden ini dihadiri oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi, dan perwakilan dari kementerian lainnya.

Lebih lanjut, menurut dia, pemerintah akan menggunakan anggaran dari APBN untuk membiayai pendirian Universitas Islam Internasional dan juga dana sumbangan dari masyarakat. Saat ini, pemerintah pun tengah mengkaji sejumlah daerah sebagai lokasi pendirian Universitas Islam Internasional, salah satunya di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Lukman menyampaikan, sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia, Indonesia seharusnya dapat memberikan kontribusi dalam menata peradaban dunia. Nilai-nilai Islam yang diimplementasikan di Indonesia pun dapat menjadi model acuan bagi negara-negara lainnya.

Sementara itu, Komarudin Hidayat, cendekiawan dan mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah, menyampaikan pendirian Universitas Islam Internasional diharapkan dapat memperkuat diplomasi kultural dan intelektual kepada dunia. Ia berharap, nantinya Indonesia pun dapat menjadi kiblat studi Islam dengan pengalaman Indonesia yang telah diakui oleh dunia.

"Ketiga bagaimana kita ini sudah saatnya menjadi pemikir merumuskan, membicarakan negeri kita sendiri. Selama ini kita baca Indonesia lewat tulisan, buku orang luar Indonesia. Padahal banyak doktor asing yang meriset di Indonesia. Mengapa kita tidak buat saja lembaga riset?," jelas dia.

Komarudin mengatakan, Universitas Islam Internasional ini nantinya hanya dikhususkan untuk program pascasarjana. Sehingga pada awal penerimaan mahasiswa, Universitas Islam Internasional hanya menerima sekitar dua ribu mahasiswa. Universitas Islam Internasional ini ditargetkan akan mulai dibuka pada dua atau tiga tahun ke depan. (ROL)

Sambut Ramadhan, Pemkot Padang Sampaikan Imbauan Shalat Tepat Waktu

Sambut Ramadhan, Pemkot Padang Sampaikan Imbauan Shalat Tepat Waktu
PADANG - Menyambut Ramadhan, Pemerintah Kota Padang menyampaikan imbauan shalat tepat waktu kepada warganya.
 
"Sebagai langkah awal kami akan memasang pengumuman ajakan shalat tepat waktu di beberapa tempat strategis," kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di Padang, Senin.
 
Ia menambahkan imbauan shalat tepat waktu juga akan disampaikan lewat pengeras suara setiap menjelang waktu shalat dzuhur dan ashar, saat warga Muslim biasanya sedang menjalani kesibukan rutin harian.
 
"Sebagian besar warga Padang beragama Islam, diharapkan program ini bisa menyentuh dan mengajak dengan baik untuk shalat," kata Mahyeldi.
 
Ia mengatakan ajakan untuk disiplin shalat tepat waktu diharapkan bisa meningkatkan kedisiplinan warga, juga kedisiplinan aparat pemerintah daerah dalam menjalankan tugas melayani warga.
 
"Bila shalatnya tepat waktu, kinerjanya juga tepat dan disiplin," kata dia.
 

Istiqlal Diharapkan Jadi Pemersatu Umat Islam

Istiqlal Diharapkan Jadi Pemersatu Umat Islam
JAKARTA - Masjid Istiqlal dinilai memiliki potensi yang besar sebagai pemersatu umat Islam di Indonesia. Karena itu, potensi tersebut harus dimaksimalkan agar benar-benar terwujud.
 
Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) KH Ahmad Satori Ismail menjelaskan,  selama ini Masjid Istiqlal sudah berusaha menampung seluruh aktivitas, dari umat Islam yang ada di Indonesia. Meski begitu, ia merasa aktivitas-aktivitas itu harus ditingkatkan, agar dapat membuktikan kalau Istiqlal memang wadah persatuan umat Islam di Indonesia.
 
"Harus ditingkatkan agar Masjid Istiqlal merupakan pemersatu umat dalam berjuang di jalan Allah SWT," kata Satori kepada Republika.co.id, Jumat (19/2).
 
Untuk mewujudkan Istiqlal menjadi simbol pemersatu, ia menuturkan kalau para pengurus dapat meningkatkan terlebih dahulu kuantitas aktivitas ibadah umat, sehingga tidak timpang di satu waktu saja. Kerja sama dengan ormas-ormas Islam yang ada, lanjut Satori, juga bisa dilakukan demi meramaikan Masjid Istiqlal setiap saat.
 
Sebagai salah satu ormas Islam yang ada, ia mengungkapkan kalau Ikadi memandang keberadaan Masjid Istqlal sangatlah penting, sebagai corong dari masjid-masjid lain yang ada. Maka itu, Satori menyarankan agar kepengurusan dapat menegaskan sikap terhadap suatu fenomena, agar dapat menjadi corong pemersatu masjid-masjid yang ada.
 
"Misal ada persoalan LGBT, Masjid Istiqlal tegaskan sikap agar dapat diikuti, seakan menjadi imam masjid-masjid lain," ujar Satori.
 
Ia menjelaskan kondisi itu dapat terwujud, kalau Masjid Istiqlal meningkatkan peran umat Islam secara luas yang selama ini terasa kurang ke dalam program-program yang ada. Menurut Satori, peningkatan peran umat Islam, termasuk mubaligh dan dai yang ada, harus dilakukan agar dapat menjadikan Masjid Istiqlal sebagai markas pendidikan umat. (rol)

Paradigma “Wasathiyah” Harus Bisa Menjadi Ruh Setiap Gerakan MUI

Paradigma “Wasathiyah” Harus Bisa Menjadi Ruh Setiap Gerakan MUI
JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat KH Ma’ruf Amin menegaskan, paradigma Islam “wasathiyah” harus bisa menjadi ruh dari setiap gerakan MUI di semua tingkatan selama lima tahun ke depan.
 
“Paradigma wasathiyah dipandang penting seiring dengan semakin kuatnya indikasi bergesernya gerakan keislaman di negeri ini ke kutub ekstrim, baik yang ke kiri ataupun yang ke kanan,” kata Kiai Ma’ruf dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Jakarta (10-/11) malam.
 
Pergeseran ke kutub kiri memunculkan gerakan liberalisme, pluralisme dan sekularisme dalam beragama. Sedangkan pergeseran ke kutub kanan menumbuhkan radikalisme dan fanatisme sempit dalam beragama.
 
“Pergerakan kedua kutub ini disadari atau tidak, diakui atau tidak, merupakan gambaran pertarungan ideologi global yang menerjang di Indonesia. Dampaknya pertarungan tersebut telah memporak-porandakan bangunan keislaman yang selama ini telah dibangun oleh para ulama terdahulu di negeri ini,” tambahnya.
 
Islam wasathiyah sebagai paradigma perkhidmatan di lingkungan MUI diharapkan bisa mengembalikan gerakan keislaman di Indonesia sebagaimana yang dibangun ulama terdahulu. Yaitu keislaman yang mengambil jalan tengah (tawassuth), berkeseimbangan (tawazun), lurus dan tegas (i’tidal), toleransi (tasamuh), egaliter (musawah), mengedepankan musyawarah (syura), berjiwa reformasi (islah), mendahulukan yang prioritas (aulawiyah), dinamis dan inovatif (tathawwur wa ibtikar), dan berkeadaban (tahadhdhur).
 
Kiai Ma’ruf mengingatkan para pengurus MUI di semua tingkatan agar memahami dan menghayati paradigma Islam wasathiyah ini, sehingga dapat menjadi corong dalam menyampaikannya kepada umat. Setiap pengurus MUI harus mendakwahkan Islam wasathiyah kepada sebanyak mungkin umat Islam.
 
“Secara lebih sistematis, MUI akan menyiapkan kader-kader da’i di seluruh Indonesia untuk menjadi ujung tombak menyebarkan paradigma Islam wasathiyah ini. Sehingga pemahaman keislaman sebagaimana yang telah diletakkan oleh para ulama terdahulu di Indonesia bisa hadir kembali dan menjadi jati diri muslimin di Indonesia,” demikian KH Ma’ruf Amin. (Anam)
 
Sumber: mui.or.id
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 23
gambar-kata-mutiara-hikmah-ikadi-islamic-quotes-qs10_100.jpg

Artikel Terbaru

Langkah Ke Depan Alumni Ramadhan

Puasa pada bulan Ramadhan, bila ditunaikan dengan memenuhi syarat dan rukun serta mengikuti tuntunan Rasulullah saw., pasti ... Readmore

More in: Mauizhoh, Moderasi Islam, Tips, Khutbah, Fiqh Dakwah, Kemukjizatan Ilmiah, Tafakkur, Kajian, Opini

REKENING DONASI


BSM Cabang Warung Buncit
No.Rek : 7000347447   
a/n Ikatan Da'i Indonesia


BRI Cabang Pasar Minggu
No.Rek: 0339.01.000930.30.7  
a/n Ikatan Da'i Indonesia

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2697
mod_vvisit_counterYesterday2640
mod_vvisit_counterThis week16038
mod_vvisit_counterLast week19604
mod_vvisit_counterThis month49286
mod_vvisit_counterLast month80681
mod_vvisit_counterAll days3523558