Home Berita Liputan Media Prof Satori Ismail: 'Jangan Jadi Hamba Ramadhan'

Prof Satori Ismail: 'Jangan Jadi Hamba Ramadhan'

JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Prof Dr KH Ahmad Satori Ismail memandang hitungan matematis dalam pahala hendaknya memotivasi umat Islam untuk memperkuat ibadah setelah Ramadhan.

Di bulan Ramadhan, papar Kiai Satori, amalan-amalan sunah bernilai setara dengan amalan wajib pada bulan biasa, sementara amalan wajib dilipatgandakan pahalanya hingga puluhan kali lipat.

Untuk mendapatkan pahala serupa bulan Ramadhan, umat Islam hendaknya memperkuat ibadah di luar bulan tersebut.

Walaupun begitu, umat Islam tak boleh terjebak pada pengultusan Ramadhan. "Setiap Muslim hendaknya menyadari posisi sebagai hamba Allah, bukan hamba Ramadhan," ujar Kiai Satori mengingatkan.

Berlalunya Ramadhan tak melepaskan seorang Muslim dari status sebagai hamba Allah. Oleh karena itu, upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah tak berhenti pada Ramadhan.

Guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menegaskan, puasa hendaknya memberikan kebaikan dalam diri seseorang. Kebaikan yang disebarkan setiap Muslim merupakan bukti bahwa puasa yang dijalani tak sia-sia.

"Para ulama mengatakan, salah satu tanda diterimanya ibadah Ramadhan adalah kebaikan yang kita lakukan melahirkan berbagai kebaikan yang lain," ujar dia menjelaskan.

Puasa seyogianya juga disertai dengan kelanggengan amalan. Ini merupakan salah satu hal yang sangat dicintai Allah SWT. Ibadah yang dilakukan hendaknya memberikan dampak tak hanya bagi setiap individu, tetapi juga secara sosial.

Untuk menghindari penurunan semangat setelah Ramadhan, Kiai Satori menyarankan agar setiap Muslim memperkokoh ilmu agama dengan belajar.

Selain itu, ia juga perlu membentuk komunitas yang mendukung peningkatan ibadah. Berkumpul dengan kawan yang saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran menjadi salah satu cara yang bisa ditempuh.

Dengan kontinuitas ibadah yang terjaga seorang Muslim diharapkan dapat meningkatkan kedekatan dengan Allah SWT sepanjang waktu. Ini menjadi senjata yang ampuh untuk menghadapi berbagai permasalahan dunia yang kian hari semakin banyak dan kompleks. (republika.co.id)

 
ikadi-fbquotes-07-tetaplah.jpg

REKENING DONASI


BSM Cabang Warung Buncit
No.Rek : 7000347447   
a/n Ikatan Da'i Indonesia


BRI Cabang Pasar Minggu
No.Rek: 0339.01.000930.30.7  
a/n Ikatan Da'i Indonesia

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2657
mod_vvisit_counterYesterday2640
mod_vvisit_counterThis week15998
mod_vvisit_counterLast week19604
mod_vvisit_counterThis month49246
mod_vvisit_counterLast month80681
mod_vvisit_counterAll days3523518