IKADI: Hentikan Kriminalisasi Ulama

Dibuat Tanggal 08-06-2017
BEKASI - Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) KH. Ahmad Satori Ismail meminta agar segala bentuk upaya mengkriminalisasi ulama dihentikan segera karena hanya akan melukai perasaan umat.
 
"Jangan ada lagi upaya untuk menggali-gali kesalahan orang lain," ujarnya saat diwawancarai Radio Dakta, Kamis (8/6).
 
Menurutnya, pemerintah sudah seharusnya memiliki kepekaan yang tinggi jika melihat pada kondisi umat yang melihat dengan nyata bahwa ketidakadilan sedang ditegakkan.
 
Perjuangan ini jangan justru dihentikan," paparnya.
 
Dirinya pun memaparkan bahwa dalam momentum bulan suci Ramadhan ini, seharusnya dimanfaatkan untuk menjaga ukhuwwah dan perjuangan umat agar tetap terjaga dengan baik ditengah upaya menekan syi'ar keislaman.
 
"Mari kita sama-sama tingkatkan do'a dan dzikir di bulan Ramadhan ini," pungkasnya.
 
Sumber: dakta.com 
share Share
Facebook Google LinkedIn Twitter Email Print
Artikel Terkait
Hadirkan Senyum untuk Duka Sulteng
19-10-2018 Liputan Media

Islamedia - Senin, 15 Oktober 2018 atau bertepatan dengan 06 Shafar 1439 H, beberapa or ...

Baca Selengkapnya

Gelar Dialog Keummatan, IKADI Kalbar Bahas Islam Rahmatan Lil 'Alamin
17-09-2018 Liputan Media

PONTIANAK - Rangkaian kegiatan Musyawarah Wilayah Il Ikadi Kalbar di Kabupaten Sambas ...

Baca Selengkapnya

PW IKADI Kalbar Laksanakan Musyawarah Wilayah ke II di Sambas
17-09-2018 Liputan Media

SAMBAS - Ikatan Da’I Indonesia (IKADI) wilayah Kalimantan Barat menyelenggaraka ...

Baca Selengkapnya

IKADI: Jangan Ada Lagi Penolakan Terhadap Dai
12-09-2018 Liputan Media

JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (IKADI), KH Ahmad Satori Ismail berharap tak ...

Baca Selengkapnya

Berasal dari Ulama atau tidak yang Terpenting Jaga Amanah
03-08-2018 Liputan Media

JAKARTA - Belakangan berbagai nama muncul untuk dijadikan pemimpin baik calon presid ...

Baca Selengkapnya

Ulama Bertugas Serukan Kebaikan di Tahun Politik
02-08-2018 Liputan Media

JAKARTA -- Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Ahmad Satori Ismail menyatakan tu ...

Baca Selengkapnya