Di Silatnas IKADI, Pengusaha Chairul Tanjung Bicara Momentum Kebangkitan Umat

Dibuat Tanggal 05-03-2018

Pengusaha nasional Chairul Tanjung mengungkap momentum kebangkitan umat Islam di Indonesia sudah dekat. Chairman & Founder CT Corp itu blak-blakan soal momentum penting itu lokasi Silatnas Ikatan Dai Indonesia (IKADI) di Padang, Sumatera Barat.

Paparan tentang kondisi umat saat ini membuka paparan Chairul Tanjung dalam Dialog Pemberdayaan Ekonomi Umat jelang penutupan Silatnas Ikatan Dai Indonesia (IKADI) di Asrama Haji Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (4/3/2018). Komisaris Utama Bank Mega Syariah Mohammad Nuh turut menjadi pembicara di forum ini.

Chairul Tanjung memaparkan, ada sekitar 228 juta jumlah penduduk muslim di Indonesia namun hanya ada satu pengusaha muslim yang masuk daftar 20 orang terkaya di Indonesia dengan porsi kekayaan 3,7%. Dan tidak satu pun umat menjadi CEO di perusahaan terbesar di Indonesia.

Namun kini momentum kebangkitan umat Islam di Indonesia mulai datang. Chairul Tanjung mengungkap sejumlah tanda-tandanya.

"Meningkatnya kelas menengah, meningkatkan rasa kebersamaan umat melalui penetrasi di media sosial, dan munculnya para pemimpin pilihan umat," papar Chairul Tanjung.

Meski demikian masih ada sejumlah tantangan yang bisa dikatakan sebagai musuh bersama umat Islam di Indonesia. Antar lain kemalasan, ketidakpedulian, kebodohan, kemiskinan, dan kesenjangan atau ketertinggalan.

Hal tersebut harus diperangi bersama karena dunia sedang berubah dengan cepat. Sebanyak 66 persen populasi Indonesia pada tahun 2020 adalah generasi millenial dan post-millenial. Teknologi juga sedang berubah dengan cepat memasuki era internet of things. Dan ke depan hanya pemenang yang mampu bertahan menghadapi perubahan.

"Winner takes all," tegas Chairul Tanjung.

Untuk menghadapi perubahan dunia yang tumbuh begitu cepat. Ada sejumlah hal penting yang harus dilakukan. "Kuantitas dan kualitas pendidikan umat harus ditingkatkan," lanjutnya.

Antara lain dengan akses pendidikan seluas-luasnya bagi umat, peningkatan kualitas pendidikan umat, peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan umat, dan penguasaan teknologi. Hal ini sangat penting karena sumber daya manusia unggul tidak lagi diukur dari segi efisiensi dan produktivitas namun juga dari segi inovasi, kreativitas, dan entrepreneurship.

"Seorang entrepreneur bisa membaca peluang, menciptakan peluang, perfeksionis, detil, disiplin, dan result oriented. Buy the future wit the present value," pesan Chairul Tanjung.

"Dengan jumlah yang sangat besar yakni hampir 230 juta orang, momentum kebangkitan umat akan terealisasi jika umat Islam bersatu membangun usaha dari kita, oleh kita dan untuk kita," demikian penekanan Chairul Tanjung.

Ia lantas bicara soal peluang bisnis yang sangat besar di jaringan umat Islam. Mulai dari produksi, jaringan distribusi, konsumsi, sistem pembayaran sampai pembiayaan. Ia juga mengungkap besarnya transaksi harian umat Islam menciptakan peluang bagi bisnis mobile payment misalnya untuk isi pulsa, bayar listrik, bayar telepon, tiket pesawat atau kereta api, cicilan mobil, sampai donasi atau zakat. Kerjasama dengan dunia usaha dalam pengembangan jaringan ritel dalam memenuhi kebutuhan konsumsi umat juga penting untuk dilakukan.

Chairul tanjung menutup presentasi dengan menjelaskan pentingnya kolaborasi dalam pemberdayaan jaringan umat Islam. Yaitu antara umat yang inovatif, kreatif bermental entrepreneur dengan ulama yang memfasilitasi dan memberikan pendampingan, dengan dunia usaha dan pemerintah untuk affirmative action.

(detik.com)

 

 

 

share Share
Facebook Google LinkedIn Twitter Email Print
Artikel Terkait
Hadirkan Senyum untuk Duka Sulteng
19-10-2018 Liputan Media

Islamedia - Senin, 15 Oktober 2018 atau bertepatan dengan 06 Shafar 1439 H, beberapa or ...

Baca Selengkapnya

Gelar Dialog Keummatan, IKADI Kalbar Bahas Islam Rahmatan Lil 'Alamin
17-09-2018 Liputan Media

PONTIANAK - Rangkaian kegiatan Musyawarah Wilayah Il Ikadi Kalbar di Kabupaten Sambas ...

Baca Selengkapnya

PW IKADI Kalbar Laksanakan Musyawarah Wilayah ke II di Sambas
17-09-2018 Liputan Media

SAMBAS - Ikatan Da’I Indonesia (IKADI) wilayah Kalimantan Barat menyelenggaraka ...

Baca Selengkapnya

IKADI: Jangan Ada Lagi Penolakan Terhadap Dai
12-09-2018 Liputan Media

JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (IKADI), KH Ahmad Satori Ismail berharap tak ...

Baca Selengkapnya

Berasal dari Ulama atau tidak yang Terpenting Jaga Amanah
03-08-2018 Liputan Media

JAKARTA - Belakangan berbagai nama muncul untuk dijadikan pemimpin baik calon presid ...

Baca Selengkapnya

Ulama Bertugas Serukan Kebaikan di Tahun Politik
02-08-2018 Liputan Media

JAKARTA -- Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Ahmad Satori Ismail menyatakan tu ...

Baca Selengkapnya